28 Agustus 2016

Ada Kerusakan di PLTU Tarahan, Lamsel kembali byarpet

Ada Kerusakan di PLTU Tarahan, Lamsel kembali byarpet


Kaliandanews.com - Pemadaman bergilir kembali terjadi di Lampung Selatan, hal ini terjadi karena ada Gangguan di PLTU Tarahan yaitu kerusakan pada pengaman pipa-pipa boiler. 

Dilansir dari detik, General Manager PLN Lampung, Irwansyah mengatakan, PLTU Tarahan memiliki beban puncak 860 MW, ketika kebutuhan pasokan listrik masyarakat lebih banyak, maka terjadi defisit sekitar 20-30 MW, itu tentunya tergantung pemakaian.

"Dalam kondisi ini kemungkinan ada defisit 20-30 MW. Kalau hari Sabtu-Minggu biasanya beban rendah, mudah-mudahan kalau PLTA Batu Tinggi nya bisa dioperasikan mudah-mudahan defisit nggakada. Kalau hari kerja pemadaman sekitar 20-30 MW, kita mengalami defisit daya, kita coba operasikan Ulubelu dan Tarahan," ujar Irwansyah kepada detikFinance, Minggu (28/8/2016).

Gangguan tersebut terjadi sejak Kamis (25/8/2016) sore, kemungkinan akan selesai pada tanggal 2 September 2016. Ia menyebut, pemadaman bergilir diterapkan bila mencapai defisit daya sebanyak 20-30 MW di Tarahan, biasanya pemadaman dilakukan sekitar 2 jam.

"Defisit kita mulai jam 18.30 sampai jam 19.30-an sudah normal, kalau defisitnya begini, beban puncaknya sekitar 2-3 jam-an. Jadi kita gilir 1,5-2 jam," ungkap Irwansyah.

Sementara bila siang hari, ada pemadaman listrik biasanya terkait dengan pemeliharaan trafo, jaringan, perbaikan jalan, pergeseran tiang. Misalnya di jalan Gajah Mada Lampung ada pembangunan flyover, selama pekerjaan jika ada pergeseran tiang nanti akan diinformasikan dan koordinasikan ke masyarakat sekitar.

Proyek Pembangkit Listrik Lainnya di Lampung


Saat ini, sedang ada penyelesaian proyek jangka panjang kelistrikan di Lampung dengan dibangunnya Transmisi Seputih Banyak-Menggala. Sedangkan dalam jangka pendek akan diselesaikan PLTG Tarahan 4x25 MW (program 35.000 MW) yang akan beroperasi bulan Oktober 2016.

"Sedang ada pembangunan jangka panjang dan pendek. Kita ada sewa mesin PLTMG kita yang 30 MW di New Tarahan dan 30 MW di Sutami. Jangka panjang kita ada mobilpower plan 100 MW di Tarahan yang rencananya akan beroperasi di Oktober," ujar Irwansyah.

Direktur Bisnis Regional Sumatera, Amir Rosidin menyebut, saat ini sedang ada perbaikan first year inspection PLTU Sebalang 1 unit. Hal itu dilakukan oleh kontraktor pembangkit untuk melakukan pemeliharaan turbin. PLTU Sebalang berkapasitas 2×100 MW.

Selain itu, PLN berencana untuk menghubungkan sistem kelistrikan antara Sumsel dengan Lampung melalui jaringan Transmisi 150 kilo Volt (kV) Seputih Banyak-Menggala yang dibangun di Provinsi Lampung.

Sesuai perhitungan awal, pembangunan sistem interkoneksi Sumsel-Lampung itu memerlukan 179 tower yang harus terhubung dari Menggala ke Seputih Banyak.

Sampai Maret 2016, PLN baru berhasil mendirikan 90 tower, dan pengerjaan pembangunan tower ini terpaksa berhenti untuk sementara karena PLN belum berhasil membebaskan tanah yang dimiliki oleh beberapa perusahaan perkebunan.

"Kami berharap dapat segera di peroleh izin penetapan lokasi sesuai UU No.2/2012 dari Pemerintah Provinsi Lampung. Ini sudah 8 tahun transmisinya belum terbangun karena pembebasan lahan. Peran Pemprov dan Pemda sangat penting untuk penyelesaian kelistrikan di daerahnya. Izin yang belum diberikan oleh Gubernur Lampung, sedangkan Provinsi yang lainnya seperti Kepulauan Riau, Jambi, Sumut dan lain-lain sangat membantu bahkan mereka ikut ke lapangan untuk mengatasi masalah pembebasan lahan," kata Amir.
(drk/drk)

18 Maret 2016

Protes PLN!! Ribuan Warga Bandar Lampung Tumpah Ruah di Tugu Adipura
Nyalakan 1.000 Lilin

Protes PLN!! Ribuan Warga Bandar Lampung Tumpah Ruah di Tugu Adipura Nyalakan 1.000 Lilin

aksi 1000 lilin lampung
KaliandaNews.com, Bandar Lampung - Ribuan orang tumpah ruah di Tugu Adipura yang di dominasi muda-mudi, Kamis (17/3/16) malam, mereka melakukan aksi penyalaan 1.000 lilin, sebagai simbol pengungkapan kekecewaan masyarakat Lampung terhadap krisis listrik yang terjadi di Lampung yang tak kunjung usai.

lampung krisis listrik

Acara ini sendiri di gagas oleh beberapa element masyarakat seperti Lembaga Bantuan Hukum Bandar Lampung, Walhi, AJI Bandar Lampung dan YLKI. Mereka tergabung dalam Gerakan Untuk LAmpungKU TErang BenderANG.

lampung krisis listrikAdapun tuntutan mereka adalah agar Perusahaan Listrik Negera (PLN) segera mencari solusi untuk mengatasi masalah kelistrikan di Lampung.

Dalam keterangan persnya di tengah-tengah acara, Ketua YLKI Lampung Subadra Yani, menilai pemadaman kali ini adalah yang paling buruk, oleh karena itu mendesak kepada PT. PLN Regional Lampung untuk segera mengambil langkah-langkah strategis, seperti :

  1. Melakukan percepatan perbaikan pembangkit listrik,

  2. Melanjutkan Pembangunan Transmisi Interkoneksi Sumsel-Lampung, yang saat ini terhambat di salah satu perkebunan di Mengggala-Seputih Banyak.

  3. Serta menuntut pemerintah Provinsi Lampung turun tangan untuk segera mempercepat Penyelesaian pembebasan lahan untuk pembangunan transmisi.


lampung krisis listrik
Jika hak ini tidak di tanggapi, maka akan dilakukan langkah-langkah hukum seperti class action dan langkah-langkah hukum lainnya sampai permasalahan listrik di Lampung tuntas.

Ada Perusahaan Perkebunan yang tidak merelakan tanahnnya.

Dalam edaran yang di sebarkan via BBM kemarin, Gerakan Untuk LAmpungKU TErang BenderANG menilai ada perusahan yang enggan melepaskan tanahnya untuk di bebaskan yang akan digunakan PT. PLN membangun Tower Transmisi Interkoneksi listrik Sumsel-Lampung. Pembangunan sendiri sudah dimulai sejak 9 tahun silam. Padahal jika Lampung terkoneksi dengan Sumsel maka segala persoalan akan teratasi mengingat saat ini Sumatera Selatan kelebihan 436 MW, sedangkan Lampung kekurangan listrik 130 MW.

Berikut isi BBM yang disebar oleh masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Untuk LAmpungKU TErang BenderANG:

  1. Tahukah Anda, Lampung kekurangan listrik 130 MW sedangkan Sumatera Selatan kelebihan 436 MW?

  2. Tahukah Anda, PLN Sejak 9 tahun yang lalu mulai membangun jalur interkoneksi untuk mengalirkan kelebihan Sumatera Selatan ke Lampung?

  3. Tahukah Anda, pembangunan itu berhenti di ruas Menggala-Seputih Banyak karena tidak diizinkan melintasi areal perkebunan perusahaan?

  4. Tahukah Anda, hanya dibutuhkan 87 tower lagi untuk mengakhiri krisis listrik yg selama ini kita alami?

  5. Maukah Anda bersama-sama berjuang menyampaikan sikap agar pemerintah, PLN dan perusahaan pemilik lahan perkebunan itu segera melanjutkan pembangunan jalur transmisi interkoneksi Menggala-Seputih Banyak?

  6. Maukah Anda mengakhiri mati lampu berkali-kali setiap hari yang telah bertahun-tahun kita alami?


(kld)