1 Oktober 2016

Fakta! Ternyata Jengkol Lebih Ampuh Bunuh Sel Kanker daripada Kemoterapi

Fakta! Ternyata Jengkol Lebih Ampuh Bunuh Sel Kanker daripada Kemoterapi

Fakta! Ternyata Jengkol Lebih Ampuh Bunuh Sel Kanker daripada Kemoterapi
Semur jengkol |google Image
KaliandaNews.com - Jengkol adalah salah satu makanan yang identik dengan makanan kampung yang memiliki bau khas yang sudah ketinggalan zaman, memang benar jika jengkol di bandingkan dengan makanan Barat seperti, pizza,pasta,burger, dan makanan Barat lain.

Tapi tidak untuk beberapa kalangan yang suka sekali dengan jengkol , mereka tidak menghiraukan kalau itu makanan orang kampung, makanan bau dan sebagainya. jengkol ini memang memiliki rasa yang sangat khas, yang bisa membuat lidah para penikmatnya makan dengan sangat lahap.

Tahukah kalian bahwa tananan jengkol ini hanya tumbuh di Asia Tenggara saja ? ya benar, jika kalian mencari tanaman ini di Negara - negara diluar Asia Tenggara kalian tidak akan menemukannya.

Dan tanpa kalian sadari sayuran yang suka kamu sinisin gara-gara baunya ini adalah obat alami yang terbukti bisa melawan semua jenis sel kanker.! Baunya yang kuat membuktikan dia memiliki spektrum antrimikroba yang efektif melawan infeksi bakteri, jamur, dan parasit maupun cacing. Jengkol juga mengandung senyawa yang lebih baik dari adriamycin (obat kemoterapi). Hebatnya, ekstrak jengkol menghancurkan sel ganas dan tetap memelihara sel sehat. 

Sumber ini didapat dari Institut Ilmu Kesehatan dan Biosains di Swedia. Selain menghancurkan sel kanker, jengkol juga mencegah diabetes dan menjaga kesehatan jantung. hebat kan? 

jadi, gak usah gengsi deh konsumsi jengkol,.! Memang baunya bisa bikin kamu pingsan berbusa. Tapi manfaatnya gak kalah perkasa.! (Ryd)

29 Agustus 2016

KMPLS Serahkan Bantuan Kursi Roda Untuk Penderita Hidrogen Falus

KMPLS Serahkan Bantuan Kursi Roda Untuk Penderita Hidrogen Falus

KMPLS bersama keluarga Risa Oktapiana
Kaliandanews.com, Kalianda - Komunitas Masyarakat Peduli Lampung Selatan (KMPLS) bermitra dengan Komunitas Peduli Generasi Lampung (KPGL), menyerahkan bantuan berupa Kursi Roda kepada Risa Oktapiana (17) penderita Hidrogen Falus yang menyebabkan kedua kaki gadis ini tidak bisa berjalan sejak lahir, Senin (29/8)

Anak ke 2 dari 3 bersaudara dari pasang Bapak Sarip dan Ibu Sai Inah yang beralamat di Kelurahan Sinar Baru Way Urang Simpur Kec. Kalianda Kab. Lampung Selatan ini, sudah sejak lahir menderita Hidrogen Falus yang menyebabkan kelumpuhan kepada kedua kakinya tersebut.

Hendra bersama Risa Oktapiana dan Ibu Sai Inah
Dengan latar belakang ayah yang hanya bekerja serabutan, membuat gadis ini tidak mampu untuk menjalani pengobatan yang intensif. Oleh karena itu beberapa Komunitas Peduli terketuk hatinya untuk memberikan bantuan Berupa Kursi Roda dan sejumlah dana dari para donatur untuk sedikit meringankan beban keluarga Bapak Sarip dan anak tercintanya Risa Oktapiana (17).

Hendra menuturkan, Kursi Roda ini memang sudah lama didambakan gadis penderita penyakit Hidrogen Falus ini, dan kegiatan KMPLS memang bersifat soasial dan kemanusiaan, "kegiatan kmpls memang sifatnya sosial dan kemanusian harapan, saya selaku ketua agar pemerintah lebih peduli terhadap warga miskin yang memprihatinkan" Turur Hendra.

Sementara Ayah Risa Oktiviana menyampaikan, dirinya mengaku sangat berterima kasih atas bantuan berupa kursi roda ini kepada sang anak, dimana memang anaknya menginginkan kursi roda sudah sejak lama. "Saya ucapkan terima kasih untuk komunitas masyarakat peduli lampung selatan, anak saya memang sudah lama kepingin kursi roda, sekali lagi saya ucapkan beribu ribu terima kasih" Ucap ayah Risa Oktaviana. (AY)

19 Agustus 2016

NGERI!! Ini Akibatnya jika Menyalahgunakan Obat Komix buat Ngefly

NGERI!! Ini Akibatnya jika Menyalahgunakan Obat Komix buat Ngefly

Akibat mabuk komix
KaliandaNews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengeluarkan larangan bagi siapa saja untuk tidak melakukan penyalahgunaan terhadap komix. Berdasarkan temuan BNN, selain suka menghisap lem, saat ini anak baru gede yang alay lagi trend mengkonsumsi obat batuk cair merek Komix secara berlebihan yang agar bisa mabuk.

Obat yang diperuntungkan untuk mengobati batuk malah disalah gunakan oleh anak remaja kita yang dikatakan alay juga salah pergaulan. lalu apakah ada efek samping yang berbahaya? ya tentunya pasti ada apalagi dikonsumsi secara berlebihan.

Mengkonsumsi obat batuk komix berlebihan akan mengakibatkan penyakit kulit yang seperti terbakar dan melepuh, gagal hati dan ginjal. Mengkonsumsi obat batuk Komix dengan jumlah besar akan mengakibatkan si pengkonsumsi menjadi mabuk dan fly.  Jika terus menerus mengkonsumsi berlebihan ini akan mengakibatkan kematian, karena obat batuk komix mengandung dextromethorpan yang terdiri dari campuran obat Itu.

Ada lagi efek samping jangka panjang yang tentu sangat berbahaya loh ! yaps. yaitu pembuluh darah bisa pecah ! lah kenapa ? namanya juga obat kimia yang jelas jelas ada dosis tertentu untuk menyembuhkan batuk lah ini dipakai berlebihan hanya untuk mendapatkan efek mabok/fly.

“Masih pengen mabok komix? lebih baik hidup sehat deh ga usah mabok mabokan untuk anak remaja sebaiknya anda berpikir jauh kedepan jangan sampai nyesal nantinya masih muda ko begitu kasihan banget pan”

 
Akibat mabuk komix

Bagi yang telah membaca artikel ini sebaiknya share artikel ini demi keselamatan keluarga kita, orang terdekat kita juga keselamtan moral bangsa ini. perhatikan orang disekeliling kita terutama anak kita, adek kita yang butuh perhatian khusus jangan sampai menyesal nantinya, apalagi di Lampung Selatan sendiri pernah ada kematian akibat penyalahgunaan komix. #stopnarkoba #duniahiduptanpanarkoba (sumber: buittenzorg.com)

30 Juni 2016

Tarun Bocah Asal Palas Lamsel yang alami kelumpuhan sejak kecil, Impikan Kursi Roda Elektrik

Tarun Bocah Asal Palas Lamsel yang alami kelumpuhan sejak kecil, Impikan Kursi Roda Elektrik

Tarun dan Sugeng Hariyono | Foto: Sugeng.doc
KaliandaNews.com – Seorang remaja bernama Tarun (15)  asal  Desa Sukamulya RT/RW  001 / 002 kecamatan  Palas kabupaten Lampung Selatan  harus berjuang meniti kerasnya kehidupan dengan kondisi yang memprihatinkan.

Menurut keterangan ibu kandungnya Suryati  (45),  Tarun dilahirkan tahun 2001 silam, sejak umur 3 bulan tarun mengalami kondisi yang tidak biasa, saat itu tanda-tanda keanehan pada tarun mulai terlihat. Dimulai dari kakinya yang semakin lama semakin mengecil. Hingga umur 15 tahun tinggi Tarun kurang lebih hanya 1 Meter.

“Umur tiga bulan bukannya tumbuh besar tapi malah semakin kecil, dimulai dari kakinya yang mengecil mas, ” terang Ibu Suryatik yang berprofesi sebagai pembuat batu bata.

“Kata dokter Tarun mempunyai kelainan di tulang sumsum, karena tidak punya biaya,  hingga kini Tarun tidak mendapat perawatan medis” lanjutnya.

Kehidupan keluarga ini tergolong pas-pasan, sejak ditinggalkan  suaminya yang meninggal 13 tahun silam,  Ibu Suryati harus berjuang seorang diri membuat batu-bata untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Kondisi Tarun secara fisik hanya lemah di kaki dan tangan, untuk berpindah posisi Tarun harus berjuang dengan berguling-guling di lantai.  Hal ini yang membuat rambut Tarun tidak tumbuh dengan baik.

Meski memiliki keterbatasan fisik, ternyata Tarun memiliki semangat hidup yang tinggi, di bulan Ramadhan ini Tarun berusaha untuk menjalankan ibadah Puasa  dan Taraweh dilanjutkan dengan mengaji. Hebatnya lagi Tarun terkadang mengajarkan anak-anak lain mengaji ketika sang guru gaji tidak bisa hadir.



Impian Tarun, menurut salah satu pejuang literasi Sugeng Hariyono,  yang  beberapa saat lalu menyempatkan diri mengunjungi Tarun dikediamannya, hanya satu, yakni Tarun ingin sekali mempunyai kursi roda elektrik yang sesuai dengan karateristik tubuhnya.  Diharapkan dengan mempunyai kursi roda elektrik  dapat membantu aktifitas Tarun layaknya manusia normal.


Semoga ada dermawan yang bersedia membantu mewujudkan impianTarun. (kld)

23 Juni 2016

Sungguh terlalu, polisi ungkap praktek produksi vaksin palsu untuk bayi

Sungguh terlalu, polisi ungkap praktek produksi vaksin palsu untuk bayi

Vaksin | Foto: net
KaliandaNews.com - Praktek pemalsuan obat di Indonesia sudah sangat parah, tak tanggung-tanggung vaksin untuk bayi pun mereka palsukan. Sungguh terlalu, jika ini terus beredar tentu generasi Indonesia semakin terancam.

Mengenai pemalsuan vaksin untuk bayi ini terungkap berkat penyelidikan Bareskrim Polri yang berhasil meringkus lima orang tersangka dalam kasus praktik peredaran vaksin palsu untuk bayi.

"Lima orang sudah ditangkap yang terdiri dari pemilik apotek, pembuat, pengemas barang dan distributor," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (22/6) kemarin.

Ia mengatakan pengungkapan ini berawal dari penggerebekan sebuah apotek di Kramat Jati, Jakarta Timur pada Selasa (21/6). "Kami tangkap pemilik apotek berinisial MF dan seorang kurir berinisial TH alias ER," katanya.

Selanjutnya penyidik mengembangkan kasus dan menemukan rumah yang menjadi tempat pembuatan vaksin palsu yang berada di Komplek Puri Bintaro Hijau, Pondok Aren, Tangerang.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial AP dan istrinya L serta seorang kurir berinisial S yang menjadi pengantar vaksin ke sejumlah apotek.

Sedangkan AP berperan sebagai produsen vaksin. Dari keterangan AP, terungkap bahwa dalam proses pembuatan vaksin palsu, botol bekas vaksin diisi dengan larutan yang dibuat oleh AP. Kemudian botol tersebut diberi label.

Dari dua lokasi penggerebekan tersebut, penyidik menyita barang bukti di antaranya ratusan pak vaksin palsu berbagai jenis yakni 307 vial vaksin campak kering, 11 vial vaksin BCG, 62 vial pentabio, 7 vial pelarut BCG, 8 ampul vaksin BCG kering, 3 sachet vaksin hepatitis B, 10 vial vaksin polio, 2 vial vaksin tripacel dan 38 vial vaksin tetanus.

Selain itu, turut disita larutan kimia, botol infus, dan peralatan medis lainnya.

"Semua vaksin ini diperuntukan bagi bayi," ujarnya.

Jenderal bintang satu itu mengatakan kasus ini masih dikembangkan lagi untuk mengusut kemungkinan adanya pelaku-pelaku lainnya. (**)

ANTARA