7 Desember 2016

Dibombardir Vietnam 7 hari 7 malam, Indonesia melaju ke Final AFF 2016

Dibombardir Vietnam 7 hari 7 malam, Indonesia melaju ke Final AFF 2016

Foto: Twitter AFF Cup 
Kaliandanews.com - Komentator siaran langsung pertandingan seru antara Vietnam melawan Indonesia di piala AFF mengatakan istilah lucu untuk menggambarkan serangan Vietnam yang membabi buta. Katanya, Indonesia diserang 'tujuh hari tujuh malam'.

Karena terdengar lucu, komentar tersebut langsung menjadi viral di dunia maya. Banyak yang membahasnya di Facebook maupun Twitter.

"Hahahaha...bahasanya komentator Indo vs Vietnam Kembali anak2 Vietnam menyerang Indonesia tujuh hari tujuh malam" tulis seorang pengguna Twitter.

"Luarbiasa serangan bergelombang vietnam tujuh hari tujuh malam.. Apa itu maksudnya hahaha" tulis yang lain, juga di Twitter.

"Semoga Indonesia bertahan terhadap serangan tujuh hari tujuh malam Vietnam *komat kamit berdoa," tulis user Twitter berikutnya.

Di Facebook, serangan 'tujuh hari tujuh malam' itu juga cukup ramai dibahas. "Ini komentator lebay deh, pake serangan tujuh hari tujuh malam segala," tulis sebuah status di Facebook dengan emoji tawa.

"Komentatornya mantap, Indonesia diserang dibombardir 7 hari 7 malam. Wow," tulis status yang lain.

Dalam pertandingan tersebut, Indonesia berhasil mengimbangi Vietnam 2-2 sehingga lolos ke final melawan pemenang pertandingan besok (Thailand vs Myanmar). 

Gol pertama Indonesia ini dicetak oleh Lilipaly pada menit ke-54. Berawal dari umpan silang Boaz Solossa, kiper Vietnam, Tran Nguyen Manh, dan bek Tran Dinh Dong gagal mengantisipasi bola. Gol kedua dicetak Manahati Lestusen lewat tendangan pinalti pada menit ke-96 dibabak tambahan 2 kali15 menit.

Sementara gol Vietnam dilesatkan oleh Vu Van Tanh lewat tendangan keras pada menit ke-82 dan Vu Minh Tuan pada menit ke-93.

Sebenarnya Indonesia berpeluang menambahkan pundi-pundi gol ini dikarenakan kiper Vietnam di usir oleh wasit dengan kartu merah pada menit ke-76 setelah terjadi kemelut di kotak pinalti. Tran Nguyen diusir lantaran menendang Bayu Pradana. Tapi dengan kekuatan 10 pemain justru Vietnam bikin repot pemain Indonesia. bahkan 2 goal Vietnam tercipta saat kekuatan Vietnam hanya 10 pemain.
(detik | Editor: kld)

26 September 2016

Lifter Lampung peraih emas PON Jabar ini merupakan anak seorang pedagang pecel

Lifter Lampung peraih emas PON Jabar ini merupakan anak seorang pedagang pecel

Viky Ardyanto lifter lampung
Viky Ardyanto | Foto: Antara
KaliandaNews.com - Viky Ardyanto Atlet angkat berat Lampung yang menyumbang medali emas untuk kontingen Lampung di PON 2016 Jawa Barat, merupakan anak pedagang pecel dan bercita-cita jadi juara dunia.

"Dari angkat berat saya ingin memperbaiki perekonomian keluarga," kata anak pertama dari dua bersaudara, pasangan Purwanto dan Turminah ini seperti dikutip dari Antara.

Viky tak sungkan saat ditanya motivasi menjadi seorang lifter, "Motivasi jelas uang. Itu saja," kata mahasiswa manajemen keuangan Universitas Muhammadiyah, Pringsewu, Lampung.

Hasil kerja kerasnya dapat memperbaiki perekonomian keluarga karena sang ayah seorang petani dan ibu pedagang pecel di kampungnya.

Viky pun bercerita jika selama menjadi lifter dia telah beberapa kali ke luar negeri untuk bertanding, seperti ke Jepang, Norwegia, Filipina, Australia, Hongkong dan India. (**/kld)

21 September 2016

Suryadi, Sumbang Emas Untuk Lampung di PON 2016 Jawa Barat

Suryadi, Sumbang Emas Untuk Lampung di PON 2016 Jawa Barat

PON 2016 Jawa Barat
Kaliandanews.com - Akhirnya, kontingen Lampung berhasil meraih emas pertamanya di PON 2016 Jawa Barat melalui cabang olahraga karate. Suryadi menyumbang emas untuk Lampung setelah menjadi yang terbaik di kelas kumite-60 kilogram, Selasa (20/09). Dengan hasil ini Lampung berasil mengumpulkan 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu.

"Saya cukup bangga. Kebanggaan ini saya dedikasikan kepada daerah, yakni Lampung tercinta," kata Suryadi

Suryadi  mengaku hasil ini tak lepas dari dukungan Gubernur Lampung, Bupati Lampung Barat, Ketua Forki Lampung, Ketua Forki Lampung Barat, pelatih dan semua rekan karateka di daerahnya.

"Saya sangat berterima kasih kepada mereka, yang memberikan peluang dan kesempatan kepada olahragawan terutama saya sebagai karateka untuk bisa mengejar prestasi seperti sekarang ini," terangnya dikutip antara.

(yb/ant)

19 September 2016

Klasemen Sementara PON 2016 Jawa Barat

Klasemen Sementara PON 2016 Jawa Barat


KaliandaNews.com– PON (Pekan Olahraga Nasional) 2016 Jawa Barat sudah memasuki hari ke-7. Kontingen Jawa Barat masih memimpin perolehan medali dengan mengoleksi 50 emas, 27 perak dan 31 perunggu total 108 medali. Diikuti dengan kontingen DKI Jakarta di urutan ke dua, yang mengoleksi 24 emas, 26 perak dan 28 perunggu total 78 medali. 

Berikut perolehan medali sementara PON 2016 Jawa Barat, Senin (19/09):

1
JBR
JAWA BARAT
50
27
31
108
2
DKI
DKI JAKARTA
24
26
28
78
3
JTM
JAWA TIMUR
20
28
21
69
4
RIU
RIAU
6
5
3
14
5
JTG
JAWA TENGAH
5
5
14
24
6
SSL
SULAWESI SELATAN
4
8
3
15
7
IRJ
PAPUA
4
4
4
12
8
BTN
BANTEN
3
1
6
10
9
MAL
MALUKU
3
0
2
5
10
BLI
BALI
2
4
6
12
11
STR
SULAWESI TENGGARA
2
1
2
5
12
KLU
KALIMANTAN UTARA
2
0
0
2
13
SMU
SUMATERA UTARA
1
3
3
7
14
JMB
JAMBI
1
2
2
5
15
KTM
KALIMANTAN TIMUR
1
1
12
14
16
SMB
SUMATERA BARAT
1
1
0
2
17
DIY
DI YOGYAKARTA
0
3
2
5
18
SMS
SUMATERA SELATAN
0
3
2
5
19
RIK
KEP. RIAU
0
1
2
3
20
STG
SULAWESI TENGAH
0
1
2
3
21
LPG
LAMPUNG
0
1
1
2
22
PAB
PAPUA BARAT
0
1
1
2
23
BKL
BENGKULU
0
1
0
1
24
KTG
KALIMANTAN TENGAH
0
1
0
1
25
BBL
KEP. BANGKA BELITUNG
0
1
0
1
26
KLB
KALIMANTAN BARAT
0
0
2
2
27
ACH
ACEH
0
0
1
1
28
KLS
KALIMANTAN SELATAN
0
0
1
1
29
NTB
NUSA TENGGARA BARAT
0
0
1
1
30
SUB
SULAWESI BARAT
0
0
1
1
31
GRO
GORONTALO
0
0
0
0
32
MLU
MALUKU UTARA
0
0
0
0
33
SUT
SULAWESI UTARA
0
0
0
0
34
NTT
NUSA TENGGARA TIMUR
0
0
0
0

(yb)
Raih 2 Medali dari Judo, Lampung Bertengger di Urutan 21 Klasemen Sementara PON XVIII Jawa Barat

Raih 2 Medali dari Judo, Lampung Bertengger di Urutan 21 Klasemen Sementara PON XVIII Jawa Barat

judo Pon Jawa Barat

KaliandaNews.com – Pejudo Lampung merebut dua medali, 1 perak dan 1 perunggu dalam perhelatan PON XVIII Jawa Barat. Kedua Medali direbut oleh Livia Susanti dari cabang olahraga judo.  Pada laga kelas bebas putri di final (18/9) Livia harus puas mendapat perak saat melawan judoka Jawa Tengah Muji Leksani Listyowsti.

 Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mengapresiasi perjuangan Livia Susanti, meski gagal mempersembahkan emas.

"Yang jelas saya bangga pada anak-anak kita. Mereka memberikan yang terbaik. Progres terus meningkat. Banyak peluang kita ke depan bisa kita raih," kata dia kepada wartawan di GOR Saparua, Bandung, Minggu (19/9).

Pada hari ke-3 pelaksanaan PON, Lampung berada di posisi ke 21 dari 34 provinsi.  Sementara tuan rumah Jawa Barat masih bertengger di puncak klasemen sementera dengan meraih 105 disusul DKI Jakarta dengan 78 Medali. (**/kld)